Status kerja lebih jelas, deadline kebaca, dan kamu bisa kontrol progress tanpa follow-up satu per satu.
Biasanya bukan karena orangnya, tapi karena nggak ada sistem yang bisa dipantau.
Akhirnya kamu follow-up terus karena tidak tahu task mana yang sudah jalan dan mana yang mandek.
Tugas yang harusnya selesai malah kelewat karena status dan deadline tidak terpantau jelas.
Instruksi bercampur dengan chat lain, akhirnya gampang miss dan bikin kerja tim tidak rapi.
Kalau task dan project tidak punya tempat pencatatan yang jelas, kamu akan terus capek follow-up manual.
Project Tracker membantu kamu mencatat task, PIC, deadline, status, dan budget project dalam satu tempat. Jadi kamu bisa lihat kondisi kerja tim tanpa harus tanya satu per satu.
Ringkas, jelas, dan fokus untuk monitoring kerja tim.
Input task, PIC, deadline, status, prioritas, dan catatan pekerjaan.
Pantau progress project dan kondisi task dalam satu layar.
Tiap anggota bisa melihat daftar tugasnya masing-masing.
Pantau budget project, biaya yang sudah keluar, dan sisa budget.
Lihat dulu demo-nya biar kamu bisa nilai apakah tools ini cocok untuk alur kerja tim kamu.
Project Tracker dikembangkan langsung oleh Bizpreneur untuk membantu owner, team leader, dan project manager memantau pekerjaan tim dengan cara yang lebih praktis.
Kami memahami alur file, fitur di dalamnya, cara penggunaan, dan batasannya. Jadi kamu membeli dari pihak yang memang tahu isi produknya.
Hindari membeli file yang asal-usulnya tidak jelas, tidak jelas akun penjualnya, dan tidak ada pihak yang bertanggung jawab jika ada kendala. Produk original lebih aman karena ada panduan dan support yang jelas.
Kalau kamu butuh sistem sederhana untuk memantau task, project, dan deadline tim, Project Tracker bisa langsung kamu pakai.
Tool ini bersifat general. Bisa untuk bisnis maupun tim yang mengelola banyak task dan project.
Tidak bisa. Tools kami hanya bisa digunakan di Google Sheets.
Ada. Setiap pembelian terdapat video tutorial penggunaan.
Ada. Saat pembelian, ada WA notifikasi dari kami. Kamu bisa konsultasi di sana.
Tidak bisa. Produk digital tidak bisa di-refund.
Tidak boleh. Jika ketahuan, akan kami telusuri sumbernya dan kami tempuh jalur hukum.