Catat penjualan, pengeluaran, kas, piutang, hutang, stok, sampai budget dalam satu dashboard yang rapi.
Biasanya bukan karena usahanya jelek, tapi karena catatan kas, pengeluaran, piutang, dan hutangnya belum rapi.
Barang atau jasa laku, tapi saat dicek saldo kas malah terasa pas-pasan.
Banyak pelanggan yang belum lunas, tapi nggak ketahuan karena nggak tercatat dengan rapi.
Ngerasa untung banyak, tapi pas dihitung akhir bulan zonk karena bocor di biaya operasional.
Cukup isi transaksi harian, nanti dashboard dan laporan pentingnya ikut tersusun otomatis.
Input penjualan, pengeluaran, kas, piutang, hutang, dan stok dalam satu alur yang lebih jelas.
Pantau invoice, pelanggan, produk/jasa, diskon, DP, status bayar, sampai sisa piutang.
Catat biaya operasional, belanja stok, vendor, status lunas, sampai sisa hutang.
Pisahkan saldo bank, kas toko, QRIS, e-wallet, dan dana cadangan biar tidak bercampur.
Cek siapa saja yang belum lunas, berapa yang sudah dibayar, dan kapan jatuh temponya.
Pantau tagihan vendor dan sisa hutang supaya tidak kelewat jatuh tempo.
Atur produk/jasa, harga jual, modal/HPP, stok masuk-keluar, sampai batas restock.
Setelah data diisi, kamu bisa lebih mudah melihat arus kas, laba rugi, laporan tahunan, dan analisis usaha.
Lihat uang masuk, uang keluar, dan sisa kas bersih usaha.
Pantau omzet, HPP, beban operasional, pajak, sampai laba bersih.
Bandingkan performa usaha dari bulan ke bulan sampai rekap tahunan.
Lihat produk, pelanggan, kategori, dan margin yang paling berpengaruh.
Gunakan sesuai kebutuhan, mulai dari budget, invoice, sampai rekap pajak sederhana.
Buat batas budget dan bandingkan dengan realisasi pengeluaran.
Buat invoice dari data penjualan tanpa susun manual dari nol.
Bantu kumpulkan transaksi pajak dalam satu rekap sederhana.
Tools ini lebih cocok untuk usaha yang butuh pencatatan detail, bukan sekadar rekap omzet harian.
Tonton demo singkat supaya kamu kebayang alur input data dan cara membaca laporannya.
Finance Tracker Pro dikembangkan langsung oleh Bizpreneur untuk membantu owner UMKM merapikan pencatatan keuangan usaha dengan cara yang lebih praktis.
Kami memahami alur file, fitur di dalamnya, cara penggunaan, dan batasannya. Jadi kamu membeli dari pihak yang memang tahu isi produknya.
Hindari membeli file yang asal-usulnya tidak jelas, tidak jelas akun penjualnya, dan tidak ada pihak yang bertanggung jawab jika ada kendala. Produk original lebih aman karena ada panduan dan support yang jelas.
Untuk usaha yang ingin mencatat transaksi lebih detail dan membaca laporan keuangan tanpa bikin rumus dari nol.
Untuk owner UMKM yang ingin laporan keuangannya lebih rapi tanpa harus pakai software yang rumit.
Bisnis jasa, project, custom order, B2B, toko dengan stok, online shop, reseller, atau usaha yang perlu pantau invoice, piutang, hutang, dan laba bersih.
*Akses produk dan video panduan dikirim setelah pembayaran.
Hal yang sering ditanyakan sebelum membeli Finance Tracker Pro.
Cocok untuk bisnis produk, jasa, online shop, reseller, project, custom order, atau usaha yang ingin memantau invoice, stok, piutang, hutang, dan laba usaha.
Bisa untuk banyak usaha, terutama yang ingin mencatat transaksi lebih rapi dan melihat laporan usaha tanpa bikin rumus dari nol.
Tidak. Finance Tracker Pro dibuat untuk Google Sheets, jadi sebaiknya digunakan melalui akun Google.
Tidak harus. Bahasanya dibuat sederhana dan ada video tutorial yang memandu cara pakainya.
Ada. Setelah pembelian, kamu akan mendapatkan akses file dan video tutorial penggunaan.
Ada support CS jika ada kendala saat mengakses atau mulai menggunakan file.
Tidak bisa. Karena ini produk digital dan akses file diberikan setelah pembayaran.
Tidak boleh. Produk ini hanya untuk penggunaan pribadi atau internal bisnis pembeli. Dilarang membagikan, menduplikasi untuk orang lain, atau menjual ulang.